Rating: AA
Genre: Comedy, Friendship
Category: Straight
Casts: Arashi member without Nino
Bahasa: Indonesia, Sedikit Jepang
Di dermaga pulau selatan Jepang, Ohno berniat memancing karena menurut Sho, angin disana sedang bagus. Tapi tidak sengaja, Ohno mendengar dua orang turis sedang mengobrol dan menyebut nama seseorang dengan embel2 manusia ikan.
Ohno menghampiri dua orang tersebut, dan bertanya : “sumimasen, kalo boleh tau, kalian sedang membicarakan apa?”.
“ohh, itu di Indonesia ada acaratv, judulnya Deny manusia ikan. Dan menurut Deny, di Jepang ada banyak ikan yang bagus2, kita pun ke Jepang”, kata orang yang berkulit agak hitam.
“Saikou! Ternyata di di negara lain ada orang yang disebut manusia ikan!”.
“Memangnya kenapa? Itu kan hanya judul acaratv belaka, namanya juga Indonesia, aneh2 semua…”, kata orang satunya yang berkulit sawo matang bermata belo ciri khas asli orang Indonesia cekikikan gak jelas ke temannya yang ada disebelahnya.
“Tapi gapapa, saya akan coba kesana”, Ohno berkata lebih kepada dirinya sendiri dan berterimakasih sambil membungkukkan badan.
=======================================
Ohno pun gak jadi mancing dan langsung ambil keberangkatan menuju Indonesia. Di Indonesia, Ohno langsung bertanya-tanya tempat dimana Deny berada.
Akhirnya selama 8 jam bertanya dan menyari, Ohno pun sampai di lokasi syuting dan Ohno langsung bertanya pada direktur : “aku ingin menjadi host utama! Bagaimana caranya? Bolehkah?”.
“apa? beneran mau jadi host utama?”, sang direktur terlompat kaget, Ohno hanya mengangguk mantap.
“baiklah, silahkan tanyakan saja pada Deny, dia mau digantikan atau tidak”, sang direktur terduduk santai kembali sambil menunjuk Deny dari kejauhan.
“Haik, Arigatou ne”, Ohno membungkukkan badan dan langsung menghampiri Deny. Ohno tanpa basa-basi langsung mengutarakan permintaannya.
=======================================
Ahh, karena aku ingin liburan juga nih dari acara ini untuk sementara, pikir Deny setelah Ohno mengutarakan permintaannya.
“Baiklah, kamu boleh menjadi host utama menggantikan aku untuk sementara, tapi ada syaratnya, selain bisa nengkep ikan tentunya”.
“a-apa.. apapun boleh, apa saja?”, jawab Ohno sangat antusias.
“pertama, harus bisa berinteraksi dengan anak2, soalnya nanti acaranya, nyari ikan dan nangkepnya bareng anak2 kampung gitu”, kata Deny menjelaskan dengan sabar.
“mm.. tunggu sebentar”, jawab Ohno dan mengambil ponsel yang ada di kantongnya dan menelpon seseorang.
“moshi moshi, SHO-kun! Kamu harus datang ke Indonesia sekarang! Cepetan, bantuin aku sekarang”, Ohno meminta bantuan Sho dengan nada sok panik dan usahanya berhasil membuat Sho kaget ikut panik.
“Aree??? Ke Indonesia? Ngapain? Aku baru aja selesai syuting News Zero nih. Mau istirahat. Lagi pula kamu kok ada disana?”, bantah Sho yang baru saja ingin istirahat.
“Please dong, penting nih..”, Ohno meminta dengan nada agak meringis.
“mm.. okelah kalo gitu, aku kesana sekarang”, jawab Sho pasrah.
Ohno lalu menutup telponnya dan kembali menatap Deny : “oke, lanjutkan penjelasan syarat2 nya”
“mmm… yang kedua, harus bisa masak, karena sehabis nangkep ikan, akan dibakar, dan dimakan bersama”.
“Gitu yaa.. Oya tunggu bentar lagi deh”, Ohno meninggalkan Deny, wajah Deny yang tadinya masih sabar tiba2 mengerutkan keningnya heran. Ohno lalu mengambil ponselnya lagi, dan menelpon seseorang.
“moshi moshi, matsumoto-san! Bisa ke Indonesia sekarang gak? Aku butuh bantuanmu sekarang nih!”.
“Indonesia? Ohh, oke deh. Mumpung lagi nganggur, aku kesana yaa”.
Ohno menutup ponselnya dan kembali ke Deny : “oke, lanjutkan!”.
“jadi yang ketiga. Kalo suatu saat disuruh direktur, kamu juga harus mengenal baik dan berinteraksi dengan hewan lain selain ikan, misalnya hewan apa aja yang memangsa ikan..”
“ohh hewan lain juga?? Baiklah tunggu sebentar lagiii aja..”, lagi2 Ohno mengambil ponselnya dan menelpon seseorang lagi.
“moshi moshi, Aiba-kun! Bisa ke Indonesia gak sekarang?! Aku butuh kamu”
“hee? Tumben2an kamu butuh aku. Okelah demi kamu, aku ke Indonesia sekarang, tunggu aku ya!”
=======================================
Et dah yak, nih anak nelpon mulu setelah gw jelasin syaratnya. Udah ah capek gw, jadi males ngasih syarat lagi, pikir Deny udah nggak sabar.
“oke, lanjutin”, pinta Ohno, tapi Deny hanya menatap Ohno dengan diam dan menjawab : “udah tiga syarat aja, kamu tinggal confirm ke direktur trus minta kontrak sama produser”, Ohno hanya mengangguk.
Lalu gak lama setelah minta kontrak dan disetujui hanya untuk beberapa hari. Sho pun datang, lalu nggak lama setelahnya Jun datang, disusul dengan Aiba. Mereka bertiga kaget, kenapa mereka ada di sini. Pertanyaan yang hanya bisa terus melayang di otak mereka masing2 kini terhapus sudah setelah meliat Ohno a.k.a riida mereka menghampiri AMS.
“apa yang bisa kami bantu, Ohno-san?”, Tanya AMS berbarengan.
Ohno menatap Sho, dan meminta bantuan : “aku ingin kamu memberikan tips2 bagaimana caranya berinteraksi dengan anak2”.
Lalu Ohno menatap Jun : “aku ingin kamu mengajari aku membakar ikan dengan baik dan benar supaya hasilnya ‘umai’ di lidah anak2 kampung Indonesia, gak hanya di lidah aku”.
Lalu Ohno menatap Aiba, “aku ingin kamu mengajari aku dan menjelaskan hewan2 yang akan memangsa ikan dan binatang2 laut itu sendiri, bisa kan?”, Ohno menatap ketiga temannya itu dengan tatapan berkaca2 dan mengeluarkan innocence face nya.
AMS hanya terdiam terbengong bengong. Lalu Jun bertanya : “jadi hanya itu yang perlu kami ajarkan? Ngapain susah2 kami pergi jauh2 ke Indonesia hanya karena ini?”, bentak Jun.
“sudahlah jun, ini sudah terjadi. Bagaimana pun juga dia teman kita, kita harus membantunya”, cegah Aiba supaya Jun tidak mengeluarkan sifat DoS nya dan tidak memukul Ohno seperti pukulan Domyouji.
“tapi tunggu sebentar, kau tidak meminta bantuan Nino?”, Tanya Sho heran mengapa di sana hanya ada empat orang.
“tidak. Syaratnya hanya ada tiga”.
“hee? Apa maksudmu?”, Tanya Aiba dengan wajah Baka nya. Ohno pun menjelaskan syarat2 yang diberikan Deny supaya bisa menjadi host utama di acara tersebut.
“yasudah lha, ayo kita mulai pelajaran nya”, ajak Ohno antusias.
“ehh, bentar dulu. Kasian Nino, dia bentar lagi ultah. Masa kita ninggalin dia di Jepang, gimana kalo kita setelah ngajarin riidaa, kita beliin kado untuk Nino di Indonesia aja”, ajak Jun
“Nani?! Gw gak bawa duit nih!”, jawab Aiba panik.
Sho pun memeriksa dompetnya, “HHEEIII, mata duit kita kan yen. Bukan rupiah! Duit gw juga tinggal dikit, mana bisa ngambil di ATM?!!”
AMOS pun saling bertatap2an.
“hehe, untung gw lagi ada duit banyak di dompet. Tuker dulu aja ke rupiah, baru kita belanja”, usul Jun, yang lainnya hanya mengangguk, lalu AMS pun mengajarkan Ohno.
Tiba2 Sho bertanya, “sebenarnya apa yang membuatmu antusias seperti ini sih?”.
“ung, sebenarnya aku ingin dipanggil ‘Ohno manusia Ikan’, di Jepang sama sekali tidak ada yang memanggil ku seperti itu walaupun aku antusias dengan ikan sudah melebihi batas, hehe”.
“APA?!”, jawab AMS kaget plus shock. AMS hanya terduduk lemas di lantai.
-------------- END --------------
Haaahh, akhirnya selesai juga fanfict pertamakuh buat Ohchan...
Oya, ini terinspirasi dari judul acaratv di GlobalTV yang judulnya 'Deny Manusia Ikan'
Perhatian! Aku cuma terinspirasi dari Judulnya doang bukan acara nya!
Jadi, gak ada samanya sama sekali sama acara aslinya
Maaf ya, kalo aneh.. Nama nya juga my 1st fanfict ^^
Nah, fanfict selanjutnya baru tentang Nino...Kan dicerita ini dia gak muncul... Makanya bakal dibuat fanfict special nya dia XD
Tidak ada komentar:
Posting Komentar