Dulu aku emang pernah sebel banget sama orang2 di sekitar aku yang suka sama kamu dulu,
Mereka bilang kamu ganteng,
Mereka bilang kamu kakkoi banget,
Aku baru sadar, ternyata kamu temen sekelas aku saat ada yang nunjukkin kamulah orang yg mereka maksud.
Mulai saat itu, aku mulai tertarik sama kamu,
Bukan karena orang2 yang ada disekitarku,
Tapi temen lama ku bilang kalo kamu mirip banget sama orang yang pernah aku sukain dulu.
Setelah dia ngomong gitu, aku jadi meratiin kamu terus.
Soalnya kamu selalu ngingetin aku sama orang yang aku sukain dulu.
Seakan kamu ngebangkitin semangat aku lagi.
Aku baru sadar,
Saat aku terus lihat kamu, kamu semakin beda dari orang yang aku sukain dulu itu.
Akhirnya setelah 1 tahun lebih suka sama dia, aku bisa lupain dia karena kamu.
Tapi aku bingung, setelah aku melupakan orang itu,
Apa yang aku lihat dari kamu itu bener2 bikin aku suka sama kamu.
Tapi aku nggak tau itu apa, makanya itu aku bingung saat aku mau bilang ke kamu, apa yang bikin aku suka sama kamu.
Bukan karena kamu ganteng atau nggak,
Bukan kerena kamu pinter atau nggak,
Bukan juga kerena kamu orang kaya atau nggak,
Tapi aku baru sadar, kamu emang orang yang paling special buat aku.
Menurutku, tak perlu alasan tuk mencintai seseorang,
Tapi hati kita lah yang akan memilih.
Aku baru sadar, karena kamu,
Selalu bikin aku kuat for facing the truth,
Kamu selalu bikin aku semangat,
Kamu selalu bisa buat aku nyembuhin penyakit yang ada di tubuhku ini (saat aku sakit, aku akan selalu merasa lebih baik jika ada kamu didekat aku),
Kamu juga selalu bikin aku ceria dengan suara tawa mu, and that your bright smile.
Aku suka benget
Aku bukan orang yang bisa mengatakan itu semua didepan kamu,
Aku emang gak punya kekuatan,
Dan aku emang pengecut buat bilang itu semua ke kamu.
Aku cuma berani untuk nulis semua perasaan ini disini,
Untuk bilang ke semua orang, "that's why I love him"
Dan aku pengen banget bilang semua ini ke kamu,
Aku gak mau kamu kasihani, Aku gak perlu dikasihani
Itu buat aku jadi lemah!
Sampai sekarang aku terus berfikir,
Kalau kamu juga kasihan sama penyakit yang aku derita dari lahir ini.
Setelah kamu bilang kasihan sama aku,
Aku jadi semakin benci sama penyakitku ini,
Kenapa aku harus diberikan penyakit seperti ini sama Tuhan,
Yang membuatku dikasihani dan terlihat sangat lemah kah?
Aku emang gak tau apa yang membuat kamu kasihan sama aku
Tapi aku menganggapnya begitu...
Aku sebenernya udah manduga dari awal kalo kamu gak suka sama aku,
Tapi kenapa kamu nyuruh aku nunggu kamu?
Aku jadi gak tau harus berbuat apa, padahal kamu gak suka sama aku.
Ternyata kamu cuma kasih harapan palsu ke aku?
Sampai kamu bilang kalo kamu gak mau deket sama aku lagi,
Aku merasa dibohongi selama ini karena kamu nyuruh aku menunggu kamu,
Akhirnya aku jadi sebel banget sama kamu.
Tapi seberapa sebelnya aku sama kamu, kamu tetep satu2nya di hati aku.
Mungkin 2 tahun ke depan lagi aku masih suka sama kamu,
Karena aku memang tipe orang yang seperti itu,
Saat aku suka seseorang, aku akan setia sama orang itu,
Dan gak bisa lupain orang itu dalam sekejap.
Tapi, mungkin 2 tahun ke depan aku kurang yakin kalo aku masih ada di dunia ini.
Ini memang karena penyakitku yang semakin hari semakin parah,
Dan itu karena orang yang bikin aku semangat seperti kamu gak ada lagi buat bikin aku kuat.
"That's why I love you"
Kemaren,
Aku menagis saat ingat kamu,
Aku ingin menangis saat melihat kamu,
Aku bahkan ingin menagis saat mendengar suara mu
Rasa itu emang tak bisa hilang tapi aku akan berusaha untuk maju kedepan tanpa melihat masa lalu walaupun itu perih.
Tapi untunglah sekarang,
saat aku lihat kamu cuma rasa kesal yang mau keluar.
I really hate you now, But I think I still love you
Tidak ada komentar:
Posting Komentar