Rabu, 27 Juli 2016

Sensei, I miss You..

Suatu hari, aku pernah mengagumi seseorang. Kalau boleh jujur, mungkin rasa itu sampai sekarang mungkin masih ada. Entahlah.
Meskipun terkadang aku merasa kalau rasa itu mungkin bukan hanya sekedar kagum. Tapi memang seperti suka ataupun cinta. Entahlah.
Sudah 3 tahun aku seharusnya melupakan rasa itu. Sudah selama itu aku memendam rasa ini sendirian. Aneh rasanya. Entahlah.

Kalau boleh jujur siapa orang ini. Dia adalah salah satu guruku di SMA. Bukan guru yang sudah
berumur seperti orang tuaku. Tapi ia lebih muda. Ia memang sudah lulus kuliah dan bekerja beberapa tahun setelahnya. Tapi ia masih terlihat masih sangat muda. Mungkin. Seingatku.
Untuk pertama kalinya aku menyukai seorang guru disekolah. Ya untuk pertama kalinya rasanya sesulit ini. Untuk pertama kalinya juga aku berusaha sangat keras untuk mengetahui tentangnya lebih jauh.


Meski tahu namanya, tahu almamater kuliahnya,  masih mencatat plat motor yang biasa ia gunakan ke sekolah waktu itu. Sayangnya, aku lupa wajahnya. Aku mungkin pernah punya beberapa foto yang aku ambil diam-diam saat itu. Tapi aku lupa dimana menaruhnya. Mungkin bahkan sudah hilang entah kemana. Entahlah.

Sampai rasa rindu ini muncul, aku mengingatnya. Hanya mengingat sosoknya. Hanya mengingat apa yang aku lakukan bersama dengannya. Hanya mengingat jenis pakaian yang setiap hari ia pakai. Sungguh aku tak ingat bunyi suaranya. Aku tak ingat bagaimana model frame kacamatanya. Aku tak ingat. Tapi aku masih ingat rasanya. Entahlah.
Aku hanya merindukannya.
Aku ingin bertemu dengannya sekali lagi. Hanya sekali saja.
Setelah itu aku ingin melepas semua tentang dirinya yang masih terikat denganku. Sampai sekarang.
Entahlah.

Rasanya seperti itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar